Martyn adalah seorang pria yang hidup di zaman yang berbeda, ia mencintai istrinya, Valkyrie, komputer, dan synthesizer, yang ia mainkan di pub dan klub di hadapan penonton yang tidak menghargainya. Tetapi ketika Val berbuat salah padanya dan hidup Martyn mulai berantakan, ia menarik diri ke dalam musiknya, berharap dapat menenangkan gejolak batinnya. Namun musik juga dapat memanggil kegelapan sekaligus menenangkan jiwa, dan tak lama kemudian Martyn mulai melakukan lebih dari sekadar menekan tuts pada keyboard synthesizer-nya.













